Selamat Jalan Bapak Soeharto

Semoga Segala Kesalahan Dimaafkan & diterima semua amal baiknya.
Keluarga di berikan ketabahan dan keiklasan untuk mengikuti persidangan&peraturan yang berlaku di negeri ini.
Pemakaman Soeharto, Peristiwa Besar di Tanah Air
Liputan6.com, Jakarta: Pemakaman mantan Presiden Soeharto adalah suatu peristiwa besar di Tanah Air. Maklum, peristiwa ini ditandai upacara kenegaraan yang dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebagaimana dikatakan Presiden bahwa negara akan menjadi “panitia” untuk pemakaman Pak Harto.
Berdasarkan pantauan reporter SCTV Bayu Sutiyono, Senin (28/1), suasana haru semakin meruak ketika jenazah bekas penguasa rezim Orde Baru itu dimasukkan ke peti. Dikelilingi oleh putra putri Pak Harto, penutupan peti jenazah disaksikan sejumlah warga Cendana dari luar rumah duka. Tak pelak, warga menangis saat melihat Pak Harto untuk kali terakhir.
Acara dilanjutkan dengan upacara brobosan, di mana satu per satu anak Pak Harto mengolongi peti jenazah. Ini dilakukan agar pihak keluarga bisa berlapang dada atas wafatnya Soeharto. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemecahan piring dan kendi. Ritual ini dilakoni anak tertua Pak Harto, Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut.
Ritual sudah kelar. Jenazah dibawa melalui sejumlah ruas jalan protokol. Ribuan warga berderet sejak pagi di sepanjang Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat, hingga Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah. Mereka melambai ke arah rombongan pembawa jenazah. Ya, terlepas dari persoalan hukumnya, Pak Harto tetap menjadi figur yang besar di mata masyarakat.
Rombongan pembawa jenazah tiba di kompleks Astana Giribangun sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, ribuan pelayat sudah menunggu kedatangan jenazah. Tangis pecah dari awal hingga akhir prosesi pemakaman. Ribuan pelayat dari pejabat tinggi negara maupun mancanegara memenuhi ruangan Astana Giribangun meski suasana sangat panas.(REN/Bayu Sutiyono)
Komentar
2 Responses to “Selamat Jalan Bapak Soeharto”
Leave a Reply






Selamat jalan bapak pembantaian Soeharto, bangsa Indonesia tidak akan pernah lupa tentang perbuatan Bapak dalam hal merebut kekuasan dengan membunuh bung Karno serta membantai 3 juta rakyat Jawa dan pembohongan surat “Spersemar” karena bapak gila kekuasaan untuk menjadi RI 2.
Setelah itu anak-anak telah merampok harta rampasan negara untuk kehidupan keluar cendana, dan kita maklumlah ini adalah tradisi keturunan wong Jowo rakyatmu dikorbankan demi kehidupan keluargamu.
Oleh sebab itu dengan segala penderitaan dan kesakitan bapak inilah kutukan azab Alloh terhadap dirimu, semoga ini menjadi cerbin bagi rakyatmu yang telag engkau tipu mereka.
Inilah sejarah peristiwa bangsamu dalam hal pembohongan pembodohan terhadap rakyatmu….yang engkau tanamkan dan memberikan contoh terlaknat bagi generasi penerus bangsamu wong Jowo.
he u gak ada pak harto gak merdeka lo dasar komunis antek PKI laknat pemuja palu aret